WORO-WORO
Monggo Dulur Sederek Sedoyo Engkang Gada Informasi Nopomawon Tentang Gresik, Jenegan Saget Terbitaken Teng Mriki Lewat Email Niki:
maestroxcdo@yahoo.com
Insyaallah Kulo Terbitaken Sakcepete. Matur Sembah Nuwun
(Tim Redaksi BGC)



Gunakan Drone Polres Gresik Awasi Kemacetan

5:00 AM -
BGC - Hot News Jum'at, 03 Juli 2015 adalah tentang Gunakan Drone Polres Gresik Awasi Kemacetan, simak berita selengkapnya berikut ini:

Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik mempunyai cara baru untuk mengurai kemacetan di Perempatan Duduksampean. Inovasi itu berupa pemanfaatan teknologi Closed Circuit Television (CCTV) dan memanfaatkan kamera pesawat drone.

Gunakan Drone Polres Gresik Awasi Kemacetan
Gunakan Drone Polres Gresik Awasi Kemacetan

Untuk memantau kemacetan tersebut disediakan layar TV sebesar 32 inchi. Rencananya, alat itu dipasang di pos pantau operasi ketupat pada menjelang hari raya kurang sepekan dan hari raya setelah sepekan.

“Kami simulasikan dulu bersama anggota sehingga ketika 7 hari sebelum dan 7 hari setelah hari raya Idul Fitri, anggota sudah bisa mengurai kemacetan berdasarkan pantauan alat ini, ” kata Kasatlantas Polres Gresik AKP Happy Saputra, , Jumat (3 Juli 2015).

Pesawat drone akan digunakan untuk memantau kemacetan di simpang empat Duduksampean.

“Jika terlihat kemacetan maka anggota yang memantau di layar TV akan mengarahkan sistem buka tutup. Kemudian pesawat drone akan digunakan sebagai solusi mengurai kerumunan pengendara motor,” imbuhnya.

Segala upaya untuk mengurai kemacetan di Perempatan Duduksampean karena selama beberapa tahun kemarin masih menjadi salah satu titik kemacetan. Pembebasan lahan untuk perluasan titik itu oleh Pemerintah Gresik juga belum tuntas selama lima tahun lebih.

Apalagi selama ada perbaikan jembatan di Jl Raya Manyar, Kecamatan Manyar, perempatan Dusuksampean makin macet. Banyak pengguna jalan menyeberang dan truk-truk besar melintas.

“Dari simulasi ini, bisa dievaluasi kekurangan dan kelebihannya sehingga saat pelaksanaan sudah lancar,” katanya.

Sementara, pengguna jalan Dudusampean mengatakan bahwa setiap hari raya banyak warga sekitar yang melintas di perempatan Duduksampean sehingga perlu pengawasan dan penjagaan oleh anggota Polres Gresik.

Sumber: Surabaya.tribunnews (Sugiyono)

Editor: Tim Redaksi

Gresik Belum Mengatasi Kemacetan di Perempatan Duduksampean Menjelang Lebaran

7:49 AM -
BGC - Hot News Kamis, 02 Juli 2015 adalah tentang Gresik Belum Mengatasi Kemacetan di Perempatan Duduksampean Menjelang Lebaran, simak berita selengkapnya berikut ini:

Meski sudah mendekati Lebaran, perempatan Duduksampean masih saja menjadi salah satu titik kemacetan di Jl Raya Duduksampean, Gresik.

Gresik Belum Mengatasi Kemacetan di Perempatan Duduksampean Menjelang Lebaran
Gresik Belum Mengatasi Kemacetan Duduksampean Menjelang Lebaran


Ini dampak pembebasan lahan yang belum tuntas dan pembangunan jembatan di Kecamatan Manyar yang belum selesai. Pantauan Kami, terlihat arus kendaraan besar sangat padat. Baik dari arah Lamongan dan arah Gresik terlihat ramai. Mulai truk tronton, bus antarkota dalam provinsi, trailer dan kendaraan pribadi.

Kemacetan tersebut disebabkan seringnya masyarakat yang menyeberang di perempatan tersebut. Belum lagi adanya palang pintu rel kereta api yang dekat perempatan sehingga menyebabkan kendaraan dan motor harus berjubel dan memanjang sampai bahu jalan.

Dampaknya, kendaraan yang melaju dari timur ke barat dan sebaliknya menjadi merambat sampai berujung kemacetan. Dua petugas pembantu penyeberangan jalan harus berteriak –teriak untuk mengatur kendaraan yang ingin menyeberang.

“Setiap hari pasti macet karena ada warga yang melintas di perempatan. Belum lagi setiap 30 menit ada kereta api melintas, sehingga akses jalan ditutup total. Dampaknya, antrean kendaraan yang ingin melintas di rel kereta harus antre memanjang sampai perempatan Duduksampean,” kata Ngarso, tukang ojek yang mangkal di Perempatan Duduksampean, 2 Juli 2015.

Penyebab kemacetan juga disebabkan bus penumpang dan angkutan umum yang menaikan serta menurunkan penumpang di dekat perempatan Duduksampean. Untuk mengurai kemacetan, terpaksa digunakan cara buka tutup.

“Kami pakai sistem buka tutup untuk memberikan kesempatan pada pengguna jalan dari selatan ke utara. Jika pagi hari yang paling ramai pengguna kendaraan dari barat, pada sore hari yang paling ramai dari timur saat para pekerja banyak yang pulang,” kata Kapolsek Duduksampean, AKP Bambang Eko.

Sementara, Kepala Desa Duduksampean, Said, mengatakan, sampai sekarang pembebasan lahan dan bangunan di dekat perempatan Duduksampean masih ada beberapa kendala. Salah satunya yaitu satu bidang lahan dimiliki oleh dua orang atau lebih belum dibagi hak warisnya. Belum lagi harga yang berubah-ubah akibat adanya ulah makelar.

“Kendala pembebasan lahan di perempatan Duduksampean masih sama, yaitu soal harga dan kepemilikan lahan yang ganda oleh ahli waris,” kata Said.

Sedangkan Yusuf Anshori, Kabag Pemerintahan Pemkab Gresik tidak bisa dihubungi melalui telepon selulernya.

Sumber: Surabaya.tribunnews (Sugiyono) 

Editor: Tim Redaksi


Bikers Menantang Maut di Bukit Hollywood Gresik

2:03 AM -
BGC - Hot News Minggu, 28 Juni 2015 adalah tentang Bikers Menantang Maut di Bukit Hollywood Gresik, simak berita selengkapnya berikut ini:

Bikers Menantang Maut di Bukit Hollywood Gresik
Bikers Menantang Maut di Bukit Hollywood Gresik

Ratusan anggota komunitas trail ngabuburit atau menghabiskan waktu sore di bulan suci Ramadan dengan menantang maut di lahan bekas tambang PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Gresik. Mereka bermotor mulai Telaga Panjang sampai bukit Hollywood, Kecamatan Kebomas, Minggu (28 Juni 2015).

Komunitas trail yang menamakan sebagai Konjen alias Koncone Jenderal ini dipimpin langsung AKBP Anom Wibowo. Kegiatan itu dalam memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-69 Bhayangkara. Sedikitnya 300 orang dari berbagai daerah seperti Surabaya, Pasuruan, Gresik, Lamongan dan Bojonegoro ikut dalam kegiatan tersebut.

Menurut Anom Wibowo, acara komunitas trail diadakan di Gresik untuk membekali anggota dengan bikers tentang safety riding.

"Pembinaan masyarakat bikers juga terus dilakukan," kata Anom Wibowo yang juga anggota bikers.

Selain pembinaan safety riding, bikers juga diberi penyuluhan dari Badan Narkota Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik tentang bahaya narkoba.

"Bikers juga diajak meninggalkan narkoba. Semangat memberantas narkoba tidak hanya di kalangan atas tapi juga di kalangan bikers," imbuhnya.

Komunitas bikers memberikan santunan berupa paket kebutuhan pokok kepada janda-janda dan lansia.

"Ini sinergita antara Polisi, bikers dengan masyarakat," katanya.

Sementara itu, Suyanto, salah satu biker asal Kecamatan Benjeng, Gresik, mengatakan, tim juga mengadakan baksos, silaturahim antarkomunitas trail.

"Lokasinya menantang sehingga keterampilan dan medan tidak boleh diremehkan. Harus kondisi dan menguasai medan," kata Suyanto yang akrap disapa Ambon Benjeng dari komunitas trail Bajak Laut.

Sumber: Surabaya.tribunnews (Sugiyono)

Editor: Tim Redaksi

Maling Curi Uang Santunan untuk Anak Yatim Sebesar Rp 5 Juta

1:53 AM -
BGC - Hot News Sabtu, 27 Juni 2015 adalah tentang Maling Curi Uang Santunan untuk Anak Yatim Sebesar Rp 5 Juta, simak berita selengkapnya berikut ini:

Maling Curi Uang Santunan untuk Anak Yatim
Ilustrasi Maling Curi Uang Santunan untuk Anak Yatim

Rumah Fatah Yasin 55 Tahun, warga Desa Bunderan, Kecamatan Sidayu, Gresik, dibobol maling. Dia kehilangan uang Rp 5 juta untuk fakir miskin dan anak yatim serta sebuah ponsel saat ditinggal salat tarawih. Peristiwa itu terjadi Sabtu (27 Juni 2015) pukul 19.00 saat Fatah Yasin bersama keluarga salat Isya sekaligus terawih di masjid setempat.

Pukul 20.50, Yasin bersama keluarga pulang. Saat masuk rumah ada sesuatu yang mencurigakan, sejumlah amplop tercecer. Uang itu rencananya dibagikan kepada anak yatim piatu dan fakir miskin menjelang Lebaran nanti.

”Hanya amplop. Tapi, isinya tidak ada,” kata M Syafi'i, adik Fatah Yasin, yang juga Kepala Desa Bunderan, ketika dikonfirmasi wartawan.

Syafi'i menduga, pelaku masuk dari atap rumah bagian belakang sebab di atas ada tandon air, selanjutnya masuk kamar rumah kakaknya. Di dalam lemari kamar, pencuri mengambil uang ratusan ribu dalam amplop yang dipersiapkan untuk menyatuni anak yatim.

”Uang dalam amplop diambil satu per satu. Setelah dicari amplopnya ternyata dibuang di belakang rumah. Totalnya sekitar Rp 5 juta dan sebuah telepon,” katanya.

Kapolsek Sidayu AKP Wavek Arifin membenarkan ada kejadian tersebut tapi korban tidak lapor. "Tidak ada laporan warga," kata Wavek, kepada wartawan, Minggu (28 Juni 2015).

Sumber: Surabaya.tribunnews (Sugiyono)

Editor: Tim Redaksi

Pemuda Desa Geruduk Kades Karena Main Bola Terganggu Material Bangunan

3:21 AM -
Pemuda Desa Geruduk Kades Karena Main Bola Terganggu Material Bangunan
Pemuda Desa Geruduk Kades Karena Main Bola Terganggu
BGC - Hot News Sabtu, 27 Juni 2015 adalah tentang Pemuda Desa Geruduk Kades Karena Main Bola Terganggu Material Bangunan, simak berita selengkapnya berikut ini:

Karang Taruna Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, Gresik, yang tergabung dalam Persatuan Sepak bola Pongangan (PSP) geruduk Kantor Desa karena di salah satu sudut lapangan digunakan proyek septic tank, Sabtu (27 Juni 2015). Mereka menuntut lapangan sepak bola bisa digunakan kegiatan sepak bola. Pasalnya adanya proyek saluran ipal berupa septic tank PSP lapangan tak bisa digaunakan sepak bola.

Abdul Wahab, Kepala Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, mengatakan untuk pengurukan lapangan menunggu proyek pelebaran Jl KH Syafi'i oleh Pemerintah Daerah, tapi kenyataannya pelebaran jalan dipindah ke Desa Suci, Kecamatan Manyar, karena sering banjir.

"Berhubung pelebaran jalan dipindahkan ke Desa Suci, maka pengurukan tidak bisa dilaksanakan," kata Abdul Wahab.

Munculnya protes pemuda Desa Pongangan dipicu bahan material proyek saptic tank yang berserakan di sekitar lapangan sehingga aktivitas sepak bola terganggu. Akhirnya dalam pertemuan antara Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa dan pemuda Desa Pongangan disepakati tiang gawang digeser ke selatan sampai terlaksana pengurukan dan pemerataan lapangan.

"Kita sama-sama membangun desa yang lebih baik untuk dirasakan. Kita harapkan, antara Pemerintah Desa, BPD dan pemuda harus bersatu, untuk memperbaiki desa. Silahkan jika ada masukkan, disampaikan," kata Abdul Wahab, Kades Pongangan.

Sumber: Surabaya.tribunnews (Sugiyono)
Editor: Tim Redaksi

Pengedar Sabu di Gresik Diringkus Aparat

4:06 AM -
BGC - Hot News Kamis, 25 Juni 2015 adalah tentang Pengedar Sabu di Gresik Diringkus Aparat, simak berita selengkapnya berikut ini:

7 Orang Pengedar Sabu di Gresik Diringkus Aparat
Pengedar Sabu di Gresik Diringkus Aparat
Pengedar Sabu di Gresik Diringkus Aparat. Memasuki minggu kedua, bulan Ramadhan Polres Gresik telah berhasil meringkus 7 orang pengedar narkoba beserta setumpuk Barang Bukti yang telah diamankan. Kamis,(25 Juni 2015)



Ketujuh tersangka tersebut yaitu, SH, KH, IFN, ASM, SPY, MSF dan MFD. dari 7 (tujuh) tersangka yang ditangkap, terdapat 1 tersangka yang hukumannya cukup berat, dia adalah MFD, tersangka yang baru ditangkap di daerah Balungpanggang, karena kedapatan menyimpan sabu seberat 18,33 gram dirumahnya.

AKBP Ady Wibowo Kapolres Gresik menyampaikan bahwa total sabu-sabu yang berhasil diamankan sekitar 25,6 gram, kemudian barang bukti lainnya berupa uang sekitar Rp.15.000.000,-(lima belas juta), alat timbang, bong dan alat bukti lainnya, 

“keseluruhan bukti yang saat ini kita amankan berupa sabu seberat 25,6 gram, uang tunai sekitar Rp.15.000.000,-(lima belas juta) alat timbang, bong beserta barang bukti lainnya yang bisa langsung dilihat oleh temen-temen media,” jelasnya


Ditambahkannya, bahwa, “MDF” ini dalam seminggu berhasil mengedarkan barang haram tersebut antara 10-15 gram sabu, dengan meraup keuntungan mencapai 3-5 juta dalam seminggu. Selanjutnya, saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan terkait bandar dan pengedar lainnya,

”untuk bandar dan pengedar lainnya, masih kami kembangkan,”pungkasnya

Sumber: gresik.co

Editor: Tim Redaksi

KH. Ahmad Dahlan Mengkoreksi Tahlilan

3:03 AM -
BGC (Religi) - Berita Religi BGC kali ini adalah tentang KH. Ahmad Dahlan Mengkoreksi Tahlilan Oleh KH. Ahmad Dahlan, simak berita selengkapnya berikut ini:

KH. Ahmad Dahlan Mengkoreksi Tahlilan
KH. Ahmad Dahlan Mengkoreksi Tahlilan

Persoalan khilafiyah khususnya hal furuiyah sebenarnya sudah bukan menjadi isu yang utama untuk dibicarakan kembali, namun kami redaksi "terpaksa" harus menurunkan ulang kembali tulisan tentang KH Ahmad Dahlan, mengingat belakangan banyak web - web yang mulai menyerang praktik ibadah warga muhammadiyah bahkan banyak akun - akun medsos yang membagikan tulisan web yang tidak jelas tersebut untuk membangun opini bahwa praktik ibadah warga muhammadiyah saat ini sudah berbeda dengan pendirinya KH. AHmad Dahlan.

Tentunya klaim sepihak itu sama sekali tidak benar Kiai Ahmad Dahlan adalah pelopor gerakan pemurnian islam di Indonesia, Kiai pun melakukan purifikasi praktik umat Islam. Sebagaimana ditegaskan salah satu muridnya bernama KR. H Hadjid bahwa Kiai Dahlan berhasil menghilangkan praktik-praktik umat yang tidak diajarkan al-Qur'an dan as-Sunnah.

Kiai memberantas selamatan waktu seorang ibu mengandung tujuh bulan, bacaan mauludan dengan memukul rebana ketika membaca "asyraqal badru" , shadaqah bernama surtanah saat orang meninggal, selamatan tiga hari, baca tahlil tiap malam ketika orang meninggal sampai 7 hari, selamatan 40 hari, 100 hari, setahun, seribu hari (nyewu), serta bacaan tahlil 70.000 untuk menebus dosa, haul (ulang tahun kematian) dengan membaca tahlil, perayaan 10 Asyura dan mengadakan padusan (mandi) serta pergi ke kuburan untuk kirim doa, upacara nishfu sya'ban dengan bacaan-bacaan yang tidak diajarkan as-Sunnah, bacaan-bacaan tahlil Qur'an untuk dihadiahkan kepada ahli kubur, mengadakan ziarah kubur pada bulan Sya'ban, membaca shalawat khusus tiap malam Jum'at dengan gunakan rebana, jimat yang dipakaikan kepada anak-anak, minta keselamatan kepada kuburan dan tawassul

Disamping praktik-praktik tersebut di atas, KHR Hadjid pun menyebutkan bahwa Kiai Dahlan mengoreksi praktik umat kala itu yang terbiasa tunaikan shalat qabliyah dua rakaat sebelum shalat Jumat serta adzan dua kali sebelum sahalat Jum'at (Hadjid, 2008 : 101).

Bahwa Kiai Dahlan pernah tunaikan shalat tarawih 23 rakaat, serta pernah tunaikan qunut dalam shalat Subuh sama sekali tidak mengurangi virus tajdid yang ditebarnya. Boleh jadi Kiai belum melihat alasan-alasan yang dipandangnya lebih kuat sebagaimana koreksinya terhadap praktek ibadah yang menyimpang untuk adzan Jumat dua kali, tahlilan, nisfu sya'ban, padusan, dan lain - lain.

Sepeninggal Kiai Dahlan Muhammadiyah terus berkembang ke berbagai daerah dengan penambahan anggota-anggotanya. Bersamaan dengan itu timbul diskusi di kalangan warga Persyarikatan mana di antara praktik ibadah yang dilakukan umat yang lebih mendekati kebenaran.

Dalam konteks historis seperti itulah Majelis Tarjih Muhammadiyah didirikan pada tahun 1927. Sejak saat itulah peran tajdid yang disemaikan Kiai Dahlan diambil alih oleh Majelis Tarjih yang ketua pertamanya KH. Mas Mansur. Sejak saat itu Majelis Tarjih, menghasilkan sekian produk hukum yang pada awalnya lebih banyak gunakan spirit tajdid dalam makna purifikasi. Salah satu produk hukum itu adalah tuntunan shalat malam di bulan Ramadhan yang lebih dikenal dengan shalat tarawih yang berjumlah 11 rakaat serta tuntunan untuk tidak tunaikan qunut pada shalat Subuh.

Demikianlah hingga saat ini Majelis Tarjih telah menghasilkan sekian banyak produk putusan serta fatwa yang umumnya dirujuk sebagai tuntunan warga Muhammadiyah serta kaum Muslimin. 

Sumber: sangpencerah.com

Editor: Tim Redaksi

Tetap Dalam Jiwa - Isyana Sarasvati

2:23 AM -
BGC (Lirik) Akan hadirkan lirik lagu yang sangat populer dari penyanyi Isyana Sarasvati yang berjudul "Tetap Dalam Jiwa":

Lirik "Tetap Dalam Jiwa" dari Sarasvati ini dipublikasikan pada tanggal 11 Mei 2015 oleh Cosa Aranda. Lagu ini masih berupa single yang didistribusikan oleh label Sony Music.

Lirik Lagu Tetap Dalam Jiwa - Isyana Sarasvati
Lirik Lagu Tetap Dalam Jiwa - Isyana Sarasvati

TETAP DALAM JIWA
Oleh: Isyana Sarasvati



Tak pernah terbayang
akan jadi seperti ini pada akhirnya
semua waktu yang pernah kita lewati bersama
nyata hilang dan sirna

Hitam putih berlalu, janji kita menunggu
tapi kita tak mampu
seribu satu cara kita lewati
tuk dapatkan semua jawaban ini

Bila memang harus berpisah
aku akan tetap setia
bila memang ini ujungnya
kau kan tetap ada di dalam jiwa

Tak bisa tuk teruskan
dunia kita berbeda
bila memang ini ujungnya
kau kan tetap ada di dalam jiwa

Memang tak mudah tapi ku tegar
menjalani kosongnya hati
buanglah mimpi kita yang pernah terjadi
dan simpan tuk jadi history

Hitam putih berlalu, janji kita menunggu, tapi kita tak mampu
seribu satu cara kita lewati tuk dapatkan semua jawaban ini

Bila memang harus berpisah, aku akan tetap setia
bila memang ini ujungnya, kau kan tetap ada di dalam jiwa
tak bisa tuk teruskan, dunia kita berbeda
bila memang ini ujungnya, kau kan tetap ada di dalam jiwa

Tak bisa tuk teruskan, dunia kita berbeda (dunia kita berbeda)
tak bisa tuk teruskan, dunia kita berbeda (dunia kita berbeda)
tak bisa tuk teruskan, dunia kita berbeda (dunia berbeda)
tak bisa tuk teruskan, dunia kita berbeda (ooooh oooo)

Bila memang harus berpisah, aku akan tetap setia
bila memang ini ujungnya, kau kan tetap ada di dalam jiwa
tak bisa tuk teruskan, dunia kita berbeda
bila memang ini ujungnya, kau kan tetap ada di dalam jiwa


Editor: Tim Redaksi BGC

E-mail Newsletter

Sign up now to receive breaking news and to hear what's new with our website!

© 2015 Blogger Gresik Community. All Rights Reserved / Copyright Tim BGC Network