Ad Unit (Iklan) BIG

Featured Post

8 Tempat Wisata Gresik Terbaru

Ada satu hal yang harus diketahui dari Gresik yakni objek wisata disana sudah makin berbenah. Meski sebelumnya, Kabupaten Gresik identik dengan kota industri, namun sekarang banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi dan tidak kalah bagusnya dengan kota lain. Ada banyak spot foto kekinian dan cantik…

Bantuan Benih yang Terhenti sejak 2013, Petani Berharap Segera Tersalur

Blogger Gresik Community
Batuan Benih yang Terhenti sejak 2013, Petani Berharap Segera Tersalur
BGC - Hot News Rabu, 02 November 2015 adalah tentang Batuan Benih yang Terhenti sejak 2013, Petani Berharap Segera Tersalur, simak berita selengkapnya berikut ini:

Petani di Kecamatan Menganti, Gresik resah akibat tidak adanya bantuan benih bagi daerah rawan banjir, rawan kekeringan, dan gagal panen alias puso. Padahal Pemerintah pusat mencanangkan swasembada pangan dari hasil pertanian.

Bantuan yang sudah tidak mengalir sejak 2013 tersebut setiap tahun dan setiap menjelang musim hujan terus diharapkan oleh petani. Bantuan berupan benih itu selalu diharapkan bagi betani sebab bisa meringankan beban petani untuk mendukung swasembada pangan nasional.

“Bagaimana kami bisa menjadi swasembada pangan. Daerah pertanian yang setiap tahun berlangganan banjir, langganan kekeringan dan terancam puso ini tidak ada perhatian berupa bantuan benih,” kata Khoirul Anam 46 Tahun, warga Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti sekaligus kelompok tani di desanya.

Petani berharap ada bantuan karena setiap tahun ada pendataan lahan petani yang gagal panen, kebanjiran dan kekeringan.

“Petugasnya sampai malu kalau disebutkan namanya. Seharusnya ada upaya bantuan dari pemerintah sehingga petani dapat keringanan untuk menanam padi. Sekarang ini kan sudah mendekati masa tanam padi,” imbuhnya.

Sebelum tahun 2013, petani korban banjir, kekeringan dan gagal panen selalu mendapatkan bantuan berupa benih. “Minimal 25 kilogram benih per satu hektarnya,” katanya.

Daerah korban banjir di Kabupaten ada beberapa kecamatan di antaranya, Kecamatan Benjeng, Menganti, Cerme, dan Kecamatan Dukun.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik Agus Joko Waluyo tidak dapat dihubungi melalui telepon selulernya. Baik melalui pesan singkat juga tidak dibalas. Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik Abu Hassan mengatakan di BPBD tidak ada alokasi untuk korban banjir.

“Di kami tidak ada bantuan untuk benih. Hanya saat korban bencana banjir berupa kebutuhan pokok,” kata Abu Hassan.


Sumber: Surabaya.tribunnews (Sugiyono)

Editor: Tim Redaksi

Related Posts


Subscribe Our Newsletter