Ad Unit (Iklan) BIG

Featured Post

8 Tempat Wisata Gresik Terbaru

Ada satu hal yang harus diketahui dari Gresik yakni objek wisata disana sudah makin berbenah. Meski sebelumnya, Kabupaten Gresik identik dengan kota industri, namun sekarang banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi dan tidak kalah bagusnya dengan kota lain. Ada banyak spot foto kekinian dan cantik…

LSM Ecoton Mengharap Bupati Gresik Agar Mengadopsi Pohon Asam

LSM Ecoton Mengharap Bupati Gresik Agar Mengadopsi Pohon Asam
LSM Ecoton Mengharap Bupati Gresik Agar Mengadopsi Pohon Asam
BGC - Hot News Rabu, 24 Juni 2015 adalah tentang LSM Ecoton Mengharap Bupati Gresik Agar Mengadopsi Pohon Asam, simak berita selengkapnya berikut ini:

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton) atau Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah mengirimkan surat ke Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, Selasa (23 Juni 2015).

Surat dikirimkan langsung oleh Direktur Eksekutif Ecoton Prigi Arisandi ke kantor Pemkab Gresik, Jl Dr Wahidin Sudirohusodo. Kebetulan, saat itu ada rapat dengan Badan Lingkungan Hidup (BLH) terkait penambahan penebangan pohon hijau di bantaran Sungai Kali Surabaya.

“Tadi pagi saya antarkan surat permohonan bantuan kepada Pak Bupati Sambari. Isinya agar Pak Bupati menyumbangkan uang Rp 5 juta untuk satu buah pohon asam yang usianya sudah ratusan tahun,” kata Prigi, kepada Surya Online.

Lebih anjut, Prigi mengatakan bahwa ada 20 pohon asam yang harus dipindahkan agar tidak terdampak pelebaran jalan. Rapat diikuti beberapa pejabat dari Dinas PU Bina Marga Jawa Timur, PT Adi Prima, PT Adhi Karya selaku kontraktor pelebaran jalan, PT Platinum, PT Arwana, dan PT Mount Dream Indonesia selaku perusahaan di Jl Raya Wringinanom serta beberapa Kepala Desa se-Kecamatan Wringianom. Keputusannya, jumlah pohon asam yang akan dipindahkan berdiameter 80 sampai 100 sentimeter ada 40 buah.

“Sesegera mungkin untuk dipindahkan,” kata Hendri, melalui pesan singkat telepon selulernya.

Sementara itu, Kepala BLH Kabupaten Gresik Sumarno mengatakan bahwa BLH sangat sedih jika ada pemotongan pohon penghijauan.

Pak Bupati sangat menyayangi pohon penghijauan di tepi jalan. Tapi permasalahannya, sekarang ini BLH tidak mempunyai anggaran untuk memindahkan pohon asam tersbut,” kata Sumarno.

Terpisah, Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik Suyono mengatakan belum mengetahui adanya surat yang masuk ke Bupati Gresik perihal pengadopsian pohon asam yang terdampak pelebaran Jl Raya Wringinanom. 

“Belum tahu nanti saya cek dulu,” kata Suyono.


20 pohon akan dimusnahkan dengan ditebang sedangkan yang 20 lagi akan diadopsi. Dari 20 pohon itu, 10 pohon diadopsi oleh PT Adhi Karya selaku kontraktor pelebaran jalan dan yang 10 akan menjadi tanggung jawab perusaan dan masyarakat.

“Alangkah baiknya jika Pak Bupatinya ikut adopsi pohon asam karena bermanfaat untuk penghijauan dan sebagai pelindung ekologi alam,” katanya.

Sebelumnya, PT Adhi Karya selaku kontraktor pelebaran Jl Raya Wringinanom mengajukan 90 batang pohon untuk dipotong, sekarang ini ada penambahan lagi 330 pohon di bantaran Kali Surabaya akan dipotong untuk proyek pelebaran jalan.

“Pohon-pohon tersebut masih berusia kecil. Kami sangat memaklumi itu, tapi sebagai gantinya setiap pohon digantikan 2 buah pohon yang besarnya berdiameter 10 sentimeter,” kata Prigi.

Prigi sangat mengharapkan kepada Bupati Gresik agar mengirimkan surat kepada Gubernur Jawa Timur unutk menganggarkan dana pemindahan pohon asam.

“Pak Bupati bisa mengajukan surat ke Gubernur Jatim agar pemindahan pohon dianggarkan oleh Gubernur sebab jalan tersebut merupakan jalan provinsi,” katanya.

Hendri, humas PT Adhi Karya selaku kontraktor pelabaran Jl Raya Wringinanom mengatakan bahwa akan memindahkan pohon asam di tepi jalan dan di bantaran Kali Surabaya.

Sumber: Surabaya.tribunnews (Sugiyono)

Editor: Tim Redaksi

Related Posts


Subscribe Our Newsletter